Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Suatu hari para sahabat duduk bersama Nabi Muhammad Saw Suasana majelis begitu tenang dan penuh cahaya ilmu.
Rasulullah ﷺ lalu memanggil salah satu sahabat yang paling beliau cintai, yaitu Ali bin Abi Thalib.
Beliau bertanya,
“Wahai Ali, jika aku memberimu dua sorban: satu dari Yaman dan satu dari Syam. Keduanya sangat indah, lembut, dan berharga. Mana yang akan engkau pilih?”
Semua sahabat terdiam. Mereka penasaran dengan jawaban Ali.
Namun Ali tidak langsung menjawab. Ia bangkit, mengambil wudhu, lalu menunaikan sholat dua rakaat. Semua mata memandangnya dengan penuh harap.
Setelah sholat selesai, Rasulullah ﷺ bertanya dengan lembut,
“Wahai Ali, bagaimana? Apakah engkau berhasil sholat dengan sempurna?”
Ali terdiam sejenak. Ia menundukkan kepala. Lalu dengan suara pelan ia berkata,
“Wahai Rasulullah ﷺ… pada rakaat pertama, hatiku benar-benar hanya mengingat Allah. Tidak ada yang mengganggu.”
“Tetapi pada rakaat kedua… aku teringat
perkataanmu tentang dua sorban itu. Dalam hatiku sempat terlintas: seandainya Rasulullah ﷺ memberiku sorban Yaman, tentu itu lebih baik daripada sorban Syam.”
Majelis tiba-tiba menjadi sunyi.
Para sahabat terkejut.
Ternyata bahkan Ali bin Abi Thalib Lelaki yang di juluki PINTU ILMU —sahabat yang sangat dekat dengan Rasulullah ﷺ—masih diuji oleh lintasan pikiran dalam sholatnya.
Rasulullah tersenyum penuh kelembutan, lalu berkata,
“Wahai Ali… hal seperti ini juga terjadi pada banyak orang.”
“Khusyuk bukan berarti pikiranmu tidak pernah melayang.”
“Khusyuk adalah ketika setiap kali pikiranmu pergi, engkau berusaha mengembalikannya kepada Allah.”
“Jika engkau belum mampu merasa seakan-akan melihat Allah, maka ingatlah… Allah selalu melihatmu.”
Mata Ali pun berkaca-kaca.
Saat itu ia mengerti, bahwa khusyuk bukan sesuatu yang datang begitu saja.
Khusyuk adalah perjuangan hati…
dalam setiap ruku,
dalam setiap sujud.
Dan Rasulullah ﷺ mengajarkan satu pelajaran yang sangat indah:
tetapi seberapa sering kita berusaha kembali kepada-Nya. 
Pesan untuk kita semua:
Teruslah kembali kepada Allah.
Karena setiap usaha untuk kembali itulah yang bernilai di sisi-Nya.
Jika hari ini sholat kita belum khusyuk, jangan berhenti berusaha. Karena setiap hati yang terus kembali kepada Allah, pasti sedang berjalan menuju kebaikan...Aamiin 
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh

No comments:
Post a Comment